Media Online Islam dan Berita

Rabu, 08 Februari 2017

Astaghfirullah, Ternyata Tinggal Satu Tahap Terakhir Untuk Menuju Kehancuran Dunia "Kiamat"

Kehidupan di dunia ini pasti akan berakhir dan berakhirnya kehidupan di dunia ini adalah terjadinya kiamat. Namun sebelum sampai kiamat kehidupan di dunia ini akan melewati beberapa fase zaman. Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tentang fase kehidupan zaman“Akan datang kepada kalian masa kenabian, dan atas kehendak Allah masa itu akan datang.



Kemudian, Allah akan menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datanG masa Kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah; dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (raja yang dzalim), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang.

Lalu, Allah menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja diktator (pemaksa); dan atas kehendak Allah masa itu akan datang; lalu Allah akan menghapusnya jika berkehendak menghapusnya. Kemudian, datanglah masa Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian). Setelah itu, Beliau diam”. [HR. Imam Ahmad]"

Kalau kita rinci dari hadits tersebut diatas maka kita akan menyimpulkan bahwa fase kehidupan zaman terbagi menjadi lima fase.

Berikut Fase Kehidupan Zaman

1. Fase Pertama – Fase Kenabian

Pada fase yang pertama ini adalah fase awal sejarah perjalanan umat islam. umat islam saat itu dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Di zaman ini Islam pertama kali tegak di muka bumi dan hukum islam sepenuhnya berjalan dengan pengawasan Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam. Fase ini telah berakhir dengan wafatnya Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam

2. Fase Kedua – Fase kekhilafahan ala Minhaaj al-Nubuwwah “khulafaur rasyidin”

Inilah fase kedua perjalanan sejarah ummat Islam. Para ulama dan ahli sejarah sepakat bahwa periode ini adalah pada masa khulafaur rasyidin: Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar Bin Khattab, Utsman Bin Affan dan Ali Bin Abi Thalib.

Fase kedua ini berakhir dengan wafatnya khalifah Ali Bin Abi Thalib.

3. Fase ketiga – Fase raja menggigit

Raja yg mengigit adalah para penguasa Islam atau raja-raja penerus Khulafaur Rasyidin yang dengan begitu gemilangnya menjaga sekaligus mengembangkan nilai-nilai yang dibawa agama Islam.

Masa ini ditandai dengan adanya hanya satu pemerintahan (kalau jaman sekarang adalah negara) dimana seluruh umat Islam sedunia tunduk dan patuh pada satu kerajaan ini.  masa ini  berakhir dengan berakhirnya kepemimpinan Bani Ustmani di Turki.

4. Fase Keempat – Fase raja diktator (Mulkan jabbriyyan)

Masa keempat perjalanan sejarah ummat Islam ini mengalami krisis kepemimpinan. Ummat Islam dari segi kuantitas tergolong besar, tetapi mereka laksana buih di lautan, dimana pada masa ini umat islam di hinakan, di serang dari berbagai sisi oleh orang-orang kafir.

Pada fase ini tidak ada umat islam benar-benar hancur dimana fitnah-fitnat terus bermunculan sampai akhirnya umat pada masa ini akan terbagi menjadi dua yaitu umat mukmin yang tidak bercampur sedikitpun dengan kemunafikan dan umat munafik yang tidak sedikitpun ada keimanan.

Fase ke-empat inilah yang sekarang kita jalani dengan melihat tanda-tandanya yang ada sekarang

5. Fase Kelima – Fase kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian)

inilah masa yang umat islam rindukan, yakni saat khalifah tegak dimuka bumi untuk kedua kalinya. Dunia akan kembali diperintah mengikuti cara nabi berasaskan syariat Islam.

Kehidupan di masa ini akan benar-benar aman. Rasa aman ini digambarkan rasulullah; seorang wanita melakukan perjalan haji dari hadramaut ke mekkah dengan berjalan kaki pulang pergi tanpa ada yang mengangguan dan seekor singa bisa bermain-main dengan anak kecil tanpa menerkam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Astaghfirullah, Ternyata Tinggal Satu Tahap Terakhir Untuk Menuju Kehancuran Dunia "Kiamat"

0 komentar:

Posting Komentar